Rabu, 01 Desember 2010

Puisi yang tak pernah kutulis

Diantara  diagfragmaku

ada sebuah puisi

Namun tak pernah mampu bernyata dalam rumah-rumah buku harianku

Kata-katanya bagai hembusan nafasku

Rimanya setara dengan nadiku

Panjangnya seperti angan-anganku

puisi itu betah... mendiami diafragmaku selama 22 tahun

puisi itu tentang

ibuku..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar