Jumat, 31 Desember 2010

1 januari 2011

Aku dikepung rasa bersalah

untuk semua yang menyayangiku..
terimakasih..
terkadang aku memang lemah dalam merasakan kasih sayang kalian

mudah-mudahan suatu saat..
aku bisa memberikan sesuatu..

aku berjanji...
ingatkan kalau aku lupa ya^^

Sesuatu

Beberapa waktu terakhir
aku kehilangan sesuatu..
lama tak menemukannya..
aku pun merasa...
sesuatu itu sangat berharga...

Sebenarnya sudah berkali-kali aku mengalami hal ini
kehilangan..
aku memang tak pernah benar-benar memiliki
tapi mengapa aku sering merasa benar-benar kehilangan?

kuharap..
aku dapat menemukannya

kalaupun tidak..

kuharap..
aku tak akan melupakannya
meski aku seorang pelupa..

yah meskipun aku seorang pelupa...

Kamis, 02 Desember 2010

hari jum'at 3/12/10

jam kecil yang letaknya tidak jauh dari hadapanku sudah menujukkan pikul 10.10.. Hari ini adalah hari jum'at.. aku harus kekampus, ada schedule rutin yang harus kutuntaskan pukul 11.45 nanti di kampus.. sementara aku, masih sibuk menekan tuts2 keyboardku..untungnya aku sudah mandi tadi pagi, jadi aku masih punya waktu yang cukup untuk sedikit berlama-lama bersama laptoku,,(ini menurutku..) tapi.. waktu terus berlalu.. aku harus segera bergegas..

Yaa Allah kuatkan aku..
ternyata berubah menjadi lebih baik tiap harinya tidak semudah yang kubayangkan...

semua hal dalam hidup ini memiliki porsinya masing-masing

Jadikan aku mampu menempatkan setiap hal sesuai pada porsinya..

tulisan ini kuselesaikan pukul 10.24

14 menit untuk menulis dan memotivasi diri..

Aku harus bergegas!!!!!!!

Rabu, 01 Desember 2010

Menjalani Proses

(Ra'..Semangaaat...!!!)

"Allah tidak melihat hasil, Allah melihat proses"

Setiap kita (sadar ataupun tidak) sedang menjalani sebuah proses bernama kehidupan. kadang kita bangkit, lebih sering malah terjatuh, di suatu saat kita tersenyum disaat yang lain kita tertawa (nyaman sekali kayaknya kalau hidup kayak gini^^).

Puisi yang tak pernah kutulis

Diantara  diagfragmaku

ada sebuah puisi

Namun tak pernah mampu bernyata dalam rumah-rumah buku harianku

Kata-katanya bagai hembusan nafasku

Rimanya setara dengan nadiku

Panjangnya seperti angan-anganku

puisi itu betah... mendiami diafragmaku selama 22 tahun

puisi itu tentang

ibuku..

Jangan Mengeluh (La tahla)

"innal isaana khulika haluu'a" sesungguhnya manusia itu diciptakan suka mengeluh..

Mengeluh adalah sifat dasar manusia.. sejak kita lahir sampai hari ini mengeluh senantisa menjadi bagian dari kehidupan kita, bentuk keluhan ini beragam mulai dari tarikan nafas panjang, menangis sampai kata-kata yang tak terhitung jumlahnya..mengeluhkan makanan yang kurang asin, jerawat kecil yang nongol tiba-tiba, nilai jelek, dosen killer, mobil mogok dan segudang masalah yang menjumpai keseharian kita. Mengeluh terkadang menjadi pelampiasan tersendiri ketika tidak ada orang yang bisa menjadi pusat pelampiasan kedongkolan kita.